JENIS-JENIS PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SMP SERTA ANALISIS PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA - SEMUA TENTANG PENDIDIKAN, BAHASA, DAN SASTRA INDONESIA

JENIS-JENIS PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SMP SERTA ANALISIS PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA



JENIS-JENIS PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SMP SERTA ANALISIS PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA

MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Bimbingan dan Konseling
Dosen : H. Sukatma Atmadja S.Pd.,M.Pd.
Oleh :
Azat Al Hidayat
NIM 11.03.1.0068
Semester : 4 A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MAJALENGKA
2013

BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Para ahli mengklasifikasikan tahap-tahap perkembangan individu yang secara umum di klasifikasikan menjadi masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa. Setiap tahap perkembangan mempunyai karakteristik dan keunikan masing-masing. Demikian pula dengan masa remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Pada masa ini terjadi proses pencarian jati diri individu, oleh karna itu pada masa ini merupakan masa yang paling unik.
Masa remaja merupakan masa yang paling sempurna keinginan individu untuk menemukan hal-hal baru. Oleh karna itu pada masa ini perlu mendapat perhatian yang lebih intensif dari orang tua, keluarga, guru, dan masyarkat agar individu yang menginjak masa ini tidak terjerumus pada hal-hal yang negatif. Namun keinginan individu untuk mencoba hal-hal baru, dan salah satu bentuk pencarian hal-hal baru ini melahirkan perilaku menyimpang.
Dari permasalahan di atas, penulis mencoba mengangkat makalah dengan judul “JENIS-JENIS PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SMP SERTA ANALISIS PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA”

B.     Pembatasan Masalah

Penulis membatasi masalah yang penulis bahas dalam makalah ini agar masalah yang dibahas tidak melebar. Adapun masalah yang akan penulis bahas adalah :
1.      Apa pengertian remaja ?
2.      Apa pengertian perilaku kenakalan remaja?
3.      Apa saja contoh perilaku menyimpang remaja pada usia SMP beserta analisis penyebab dan cara mengatasinya?
4.      Hal-hal apa saja yang menjadi penyebab perilaku menyimpang remaja secara umum?
5.      Pihak-pihak mana saja yang bertanggung jawab untuk menanggulangi perilaku menyimpang remaja?

C.    Tujuan

Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah :
1.       Untuk memahami pengertian remaja
2.       Untuk memahami pengertian kenakalan remaja
3.      Untuk mengetahui contoh perilaku menyimpang remaja pada usia SMP serta penyebab dan cara mengatasinya
4.      Mengetahui penyebab perilaku menyimpang remaja secara umum
5.      Mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk menanggulangi perilaku menyimpang remaja




BAB II
PEMBAHASAN

A.            Pengertian Remaja
Borring E.G. ( dalam Hurlock, 1990 ) mengatakan bahwa masa remaja merupakan suatu periode atau masa tumbuhnya seseorang dalam masa transisi dari anak-anak kemasa dewasa, yang meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Sedangkan Monks, dkk      ( dalam Hurlock, 1990 ) menyatakan bahwa masa remaja suatu masa disaat individu berkembang dari pertama kali menunjukkan tanda-tanda seksual, mengalami perkembangan psikologis dan pola identifikasi dari anak menjadi dewasa, serta terjadi peralihan dari ketergantungan sosial ekonomi yang penuh pada keadaan yang mandiri.
Neidahart (dalam Hurlock, 1990 ) menyatakan bahwa masa remaja merupakan masa peralihan dan ketergantungan pada masa anak-anak kemasa dewasa, dan pada masa ini remaja dituntut untuk mandiri. Pendapat ini hampir sama dengan yang dikemukakan oleh Ottorank (dalam Hurlock, 1990 ) bahwa masa remaja merupakan masa perubahan yang drastis dari keadaan tergantung menjadi keadaan mandiri, bahkan Daradjat (dalam Hurlock, 1990) mengatakan masa remaja adalah masa dimana munculnya berbagai kebutuhan dan emosi serta tumbuhnya kekuatan dan kemampuan fisik yang lebih jelas dan daya fikir yang matang.
Berdasarkan beberapa pengertian remaja yang telah dikemukakan para ahli, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa remaja adalah individu yang sedang berada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa dan ditandai dengan perkembangan yang sangat cepat dari aspek fisik, psikis dan sosial.

B.                 Pengertian Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa. Saat ini, hampir tidak terhitung jenis kenakalan remaja. Bahkan, akibat kenakalan remaja tersebut, banyak sekali kerugian yang terjadi, baik bagi remaja itu sendiri maupun orang-orang di sekitar mereka. Remaja adalah seorang anak yang bisa dibilang berada pada usia tanggung, mereka bukanlah anak kecil yang tidak mengerti apa-apa, tapi juga bukan orang dewasa yang bisa dengan mudah akan membedakan hal mana yang baik dan mana yang berakibat buruk. 

 

Sedangkan Pengertian kenakalan remaja Menurut Paul Moedikdo,SH adalah :

1. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana, seperti mencuri, menganiaya dan sebagainya.

2. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat.

3. Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial.


C.  Contoh Perilaku Menyimpang pada Anak Usia SMP serta Analisis Penyebab dan Cara mengatasinya
1.      Membolos
Membolos adalah pergi meninggalkan sekolah tanpa sepengetahuan dari pihak sekolah. Membolos pada hakikatnya siswa berangkat ke sekolah dengan berpakaian seragam dari rumah akan tetapi siswa tidak datang ke sekolah, mereka pergi entah kemana. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi mengatakan  kebiasaan anak menghabiskan waktu luang atau membolos saat jam sekolah salah satunya disebabkan karena pelajaran atau kegiatan di sekolah tidak menarik.
Penyebab :
a)      Siswa merasa bosan dengan kegiatan belajar mengajar
b)      Kurangnya pengawasan dari orang tua
c)      Kurangnya pengawasan dari guru
d)     Adanya pengaruh dari teman sebaya
Cara mengatasi :
a)      Memberikan bimbingan kepada siswa tentang pentingnya belajar
b)      Memberikan sanksi secara tegas
c)      Guru dan orang tua memberikan pengawasan secara lebih intensif
2.    Ngobrol atau Ramai pada Jam Pelajaran Berlangsung
Hal seperti ini seringkali terjadi pada waktu proses belajar mengajar. Dimana guru sedang menerangkan akan tetapi para siswa asyik mengobrol sendiri tanpa menghiraukan gurunya.
Penyebab :
a)      Siswa merasa bosan dengan suasana kelas yang monoton
b)      Guru kurang tegas dalam menyampaikan materi
c)      Pengaruh dari teman sebangkunya
Cara mengatasi :
a)      Guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan
b)      Guru memberikan sanksi berupa teguran ataupun melaporkan kepada orang tua siswa
3.  Merokok
Merokok disekolah bagi siswa merupakan tindakan yang melanggar dan tidak diperbolehkan oleh pihak sekolah
Penyebab :
a)      Siswa terbiasa merokok di luar sekolah
b)      Siswa ingin terlihat keren di depan teman-temannya
c)      Pengaruh dari teman
Cara mengatasi :
a)      Guru memberikan contoh yang baik dengan cara tidak merokok di lingkungan sekolah
b)      Memberikan sanksi secara tegas
c)      Melaporkan kepada orang tua siswa
d)     Memberikan bimbingan kepada siswa tentangbahaya merokok
4.      Tidak mengerjakan PR
Tidak mengerjakan PR sering kali dilakukan oleh siswa laki-laki, namun tidak menutup kemungkinan siswa perempuan juga melakukan penyimpangan ini.
Penyebab :
a)      Siswa menganggap PR hanya menyita waktu bermain mereka
b)      Guru tidak menyikapi PR yang siswa kerjakan sehingga siswa
c)      Orang tua tidak memberikan perhatian terhadap pelajaran yang siswa peroleh dari sekolah
Cara mengatasi :
a)      Memberikan bimbingan kepada siswa tentang pentingnya belajar
b)      Guru menunujukan sikap positif terhadap PR yang dikerjakan siswa
c)      Orang tua memperhatikan waktu belajar siswa
5.      Mencuri
Mencuri merupakan tindakan mengambil hak milik orang lain tanpa izin terlebih dahulu terhadap pemiliknya
Penyebab :
a)      Kurangnya pengetahuan agama yang dimiliki siswa
b)      Kurangnya pemenuhan kebutuhan ekonomi
c)      Karakter siswa itu sendiri yang suka mencuri
d)     Adanya kesempatan
e)      Terpengaruh oleh temannya
Cara mengatasi :
a)      Memberikan bimbingan tentang bahaya mencuri dan dosanya
b)      Melaporkan kepada orang tua dan pihak yang berwajib
c)      Memberikan sanksi secara tegas
Dalam penyimpangan  ini tidak semua kasus dilaporkan kepada pihak yang berwajib, hanya kasus yang dianggap besar dan tidak bisa di tangani oleh pihak sekolah.
6.        Tawuran
Tawuran merupakan perilaku menyimpang berupa perkelahian secara berkelompok.
Penyebab :
a)      Kurangnya pengawasan dari orang tua
b)      Kurangnya pengawasan dari guru
c)      Adanya konflik antar individu, ataupun antar sekolah
d)     Ajakan dari teman
Cara mengatasi :
a)      Memberikan bimbingan kepada siswa tentang bahaya tawuran
b)      Guru dan orang tua memberikan pengawasan secara lebih intensif
c)      Memberikan sanksi secara tegas
d)     Melaporkan kepada polisi
7.        Minum-minuman keras
Minum-minuman keras merupakan perilaku menyimpan yang secara tegas dilarang oleh agama dan sekolah
Penyebab :
a)      Kurangnya pemahaman agama
b)      Kurangnya pengawasan dari orang tua dan guru
c)      Pengaruh dari teman
d)     Rasa penasaran atau skedar mencoba-coba
e)      Ingin terlihat keren di depan teman-temannya
Cara mengatasi :
a)      Memberikan bimbingan tentang bahaya dan dosa miras
b)      Guru dan orang tua memberikan pengawasan secara lebih intensif
c)      Memberikan sanksi secara tegas
d)     Melaporkan kepada polisi



D.  Penyebab Perilaku Menyimpang Secara Umum

Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja.

- reaksi frustasi diri

- gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja

- kurangnya kasih sayang orang tua / keluarga

- kurangnya pengawasan dari orang tua

- dampak negatif dari perkembangan teknologi modern

- dasar-dasar agama yang kurang.

- tidak adanya media penyalur bakat/hobi

- masalah yang dipendam

- keluarga broken home

- pengaruh kawan sepermainan

 


E.  Pihak-Pihak yang Bertanggungjawab terhadap Perilaku menyimpang

1.        Keluarga

Keluarga merupakan interaksi individu yang utama dan paling utama, oleh karna itu keluarga wajib menanamkan pengetahuan agama, karakter yang baik agar ketika individu menginjak masa remaja sudah mempunyai pertahanan untuk tidak melakukan hal-hal yang negatif.
Selain itu kasih sayang yang keluarga berikan kepada individu juga akan berpengaruh terhadap perkembangan individu. Individu yang lahir dan dibesarkan dari keluarga yang broken home cenderung lebih sering melakukan hal-hal negatif dengan tujuan untuk mendapat perhatian dari orang tua.
2.      Masyarakat
Masyarakat merupakan interaksi sosial yang kedua. Ketika individu sudah siap untuk mengadakan interaksi dengan masyarakat sudah semestinya masyarakat mengajarkan nilai dan norma. Individu yang dibesarkan di lingkungan pondok pesantren tentu saja aka memiliki basic agama yang bagus.


3.      Sekolah
Sekolah merupakan lembaga yang berfungsi untuk mengajar dan mendidik. Setiap elemen di sekolah juga berpengaruh terhadap perkembangan mental individu.
4.    Polisi
Polisi merupakan lembaga Negara yang bertugas untuk mengayomi dan melayani masyarakat. Perilaku menyimpang remaja yang sudah merambah pada pelangaran hukum perlu di tindak secara tegas agar menimbulkan efek jera.




BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan

masa remaja merupakan suatu periode atau masa tumbuhnya seseorang dalam masa transisi dari anak-anak kemasa dewasa, yang meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Pada masa ini merupakan masa yang paling unik, karna individu mempunyai keinginan untuk mencoba hal-hal baru. Jika keinginan ini tidak diarahkan secara tepat akan terjadi perilaku menyimpang atau dapat pula disebut kenakalan remaja.
Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa. Saat ini, hampir tidak terhitung jenis kenakalan remaja. Bahkan, akibat kenakalan remaja tersebut, banyak sekali kerugian yang terjadi, baik bagi remaja itu sendiri maupun orang-orang di sekitar mereka. Remaja adalah seorang anak yang bisa dibilang berada pada usia tanggung, mereka bukanlah anak kecil yang tidak mengerti apa-apa, tapi juga bukan orang dewasa yang bisa dengan mudah akan membedakan hal mana yang baik dan mana yang berakibat buruk. 
Beberapa contoh kenakalan remaja pada usia SMP adalah :
1)    Membolos
2)    Ngobrol atau ramai pada jam pelajaran berlangsung
3)    Merokok
4)    Tidak mengerjakan PR sekolah
5)    Mencuri
6)   Tawuran
7)   Minum-minuman keras
Beberapa lembaga yang bertanggung jawab terhadap penyimpangan remaja :
1.      Keluarga
2.      Masyarakat
3.      Sekolah
4.      Polisi

B.  Saran
1.      Kepada orang tua diharapkan bisa memberikan bimbingan kepada anaknya
2.      Kepada pihak orang tua diharapkan bisa memantau anak-anaknya secara lebih intensif
3.      Kepada pihak sekolah diharapkan bisa memberikan bimbingan kepada siswa
4.      Kepada pihak sekolah diharapkan bisa memantau siswa secara lebih intensif
5.      Orang tua, guru, dan masyarkat memberikan contoh yamg baik
6.      Kepada remaja diharapkan bisa membentengi diri dari hal-hal yang negatif




DAFTAR PUSTAKA









Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "JENIS-JENIS PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SMP SERTA ANALISIS PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA"

Post a Comment